Selasa, 2008 Agustus 19
Kamis, 2008 Juli 31
Waspadai Aksesoris di Mesin ATM
Ia menyebutkan alat yang sengaja ditempel pembajak tanpa sepengetahuan pihak bank itu berupa pita hitam dan lempengan yang tertempel pada tempat memasukkan kartu.
"Alat itu merekam nomor PIN yang diketik nasabah," katanya.
Pita hitam juga menyebabkan kartu yang sudah masuk tidak dapat keluar lagi.
Menurut dia, setelah nasabah meninggalkan kartu yang terjebak dalam mesin, maka pembajak dapat mempergunakan kartu tersebut dengan segala fasilitas perbankan melalui ATM, termasuk mengambil uang tunai milik konsumen yang ia bajak.
Sementara itu, lempengan atau yang dikenal dengan skimmer merekam semua data yang tercatat dalam garis hitam dibagian belakang kartu ATM.
"Termasuk nomor rahasia," katanya.
Dengan rekaman itu, kata dia melanjutkan, pembajak dapat membuat kartu baru dengan data nasabah yang ia curi. pembajak pun leluasa menikmati fasilitas yang dimiliki orang yang ia bajak.
Menurut dia, duplikasi kartu ATM itu bisa dilakukan di kartu apa pun, termasuk kartu Time Zone dan KTP.
Selain waspada dengan benda yang menempel di mesin ATM, Iwan juga mengatakan nasabah harus berhati-hati dengan benda lain yang melekat di sekitar ATM.
"Hati-hati dengan kamera `wireless`. Ada juga benda seperti pembuka kunci ruangan ATM," katanya.
Kamera bisa tertempel di manapun. Kamera itu merekam nomor PIN ATM nasabah.
"Makanya, disarankan, ketika mengetik nomor PIN, tutupi dengan tangan yang satu lagi. Biar tidak terekam oleh kamera ataupun orang yang mengintip," katanya.
Ia mengatakan lebih lanjut, bila nasabah menemukan ruangan ATM yang seolah-olah terkunci, dan ada pengumuman untuk membuka pintu, nasabah harus menggesekkan kartunya di benda berangka, lalu menekan nomor PIN, lebih baik diabaikan, karena alat tersebut juga buatan pembajak untuk menduplikasi kartu ATM.
Sebenarnya, kata dia melanjutkan, ruangan itu tidak terkunci.(*)
Senin, 2008 Juli 21
Menjelang usia tua
Waktu terus berputar. Minggu demi minggu, bulan demi bulan, tahun demi tahun, begitu seterusnya. Tanpa terasa satu dekade pun berputar dengan begitu cepat, dan kita terus bertambah tua, semakin tua dan sangat tua.
Pada saat kita masih muda, kita dapat mengandalkan tubuh kita untuk bekerja. Yang saya maksud disini bukan hanya pekerja kasar yang jelas-jelas hanya mengandalkan otot, tapi hampir seluruh manusia mengandalkan tubuh untuk bekerja. Pengusaha konglomerat pun harus mengandalkan tubuh yang sehat agar dapat terbang kesana kemari untuk mengurus perusahaan atau melakukan transaksi dengan rekan bisnisnya. Begitu juga para profesional seperti dokter, insinyur atau ahli-ahli lainnya, mereka harus memiliki kondisi tubuh yang prima untuk menangani pekerjaannya.
Itu semua dapat dilakukan dengan mudah pada saat usia kita masih muda, tapi bagaimana kalau usia kita sudah diatas 65 tahun atau diatas 60 tahun, apakah kita masih dapat mengandalkan tubuh kita untuk bekerja seperti waktu kita masih muda?
Apabila pada masa tua nanti kita telah memiliki uang yang berlimpah, tentu kita tidak akan pusing. Kita dapat mengkaryakan uang tersebut agar ‘berbakti’ pada kita. Kita dapat membeli property untuk disewakan misalnya, atau menanam saham pada beberapa perusahaan, atau sekedar mendepositokan uang kita pada bank-bank terkemuka.
Tapi bagaimana kalau pada masa tua kelak, kita tidak mempunyai tabungan yang berlimpah? Pernahkah anda memikirkan hal ini? Iklan rokok mengatakan “Menjadi tua itu pasti, menjadi dewasa itu pilihan”. Dan saya mengatakan “Menjadi tua itu pasti, dapat menikmati hari tua itu pilihan”.
Oleh sebab itu, mari kita persiapkan masa tua kita dengan sebaik mungkin dan sedini mungkin. Apabila tubuh kita nantinya tidak bisa diajak kompromi untuk melakukan pekerjaan yang agak berat, kita harus mengandalkan otak kita untuk bekerja. Yah… ‘You don’t need to work harder, you just need to work smarter’ …… ‘smarter today, better tomorrow’.
Untuk mempersiapkan hal itu, salah satu alternatif yang dapat kita pilih adalah menjadi ‘internet marketer’. Kita tidak perlu bekerja diluar rumah, cukup melakukan di depan komputer yang terhubung dengan internet.
Banyak hal yang dapat saya ceritakan tentang internet marketing ini, tapi karena masih banyak kesibukan lain, saya tidak dapat menceritakan sekarang. Apabila anda memang ingin mengetahui banyak hal tentang internet marketing, atau anda ingin belajar menjadi internet merketer, anda dapat melihat disini.
Jumat, 2008 Juli 11
Blog gado-gado
Rasanya baru kemarin saya melahirkan blog ini. Rasanya baru kemarin saya bingung menentukan thema blog ini. Tapi ternyata semua itu sudah berjalan 2 minggu, yah 14 hari berjalan dengan begitu cepat.
Malam ini saya mengambil keputusan yang tidak lagi lonjong, keputusan yang betul-betul bulat sebulat bola. Blog pertama ini akan dijadikan blog gado-gado, isinya beraneka ragam untuk menyalurkan apa saja yang terlintas di kepala saya. Blog ini akan menjadi catatan harian saya.
Memang betul blog ini tidak fokus, tidak sesuai dengan deskripsi yang tercantum dibagian ‘header’ blog. Ini disebabkan deskripsi yang tercantum diatas sebenarnya merupakan slogan hidup saya.
Selain itu blog pertama ini hanya merupakan sarana saya untuk belajar ngeblog, belajar mendesign dan membuat accessories blog. Jadi blog ini bukan merupakan blog komersial. Kalaupun disana-sini terlihat iklan, itu semua hanya sekedar untuk belajar membuat iklan. Blog ini betul-betul ‘non profit oriented’.
Nanti (kalau Tuhan mengijinkan) saya berencana membuat beberapa blog lagi yang lebih profesional, mempunyai thema spesifik, dibuat berdasarkan teori-teori SEO (search engine optimization) sehingga betul-betul ‘search engine friendly’.
Dengan berkunjung ke blog ini, mungkin anda tidak mendapatkan apa-apa dari saya, tapi bagaimanapun juga, ini merupakan amal baik anda pada saya. Tuhan akan mencatat semua amal baik anda dan saya hanya dapat mengucapkan terima kasih.-
Senin, 2008 Juli 07
Hati-hati dengan faktur ranmor anda!
Pada saat anda membeli kendaraan bermotor, pernahkah anda meneliti faktur ranmor anda?
Saya sendiri tidak pernah meneliti faktur tersebut. Biasanya faktur tersebut terlipat rapi dan di staples di halaman belakang BPKB. Sejak kendaraan tersebut dibeli sampai dijual lagi atau sampai kendaraan tersebut menjadi besi tua, faktur tersebut tetap berada disana dengan staples yang sudah berkarat.
Saya yakin banyak orang yang melakukan seperti ini. Jangan-jangan anda juga salah satunya ;-)
Baru-baru ini saya mengalami kejadian yang kurang menyenangkan.
Saya bermaksud mengubah warna cat sepeda motor anak saya karena sudah merasa bosan dengan warna yang lama dan juga catnya sudah jelek padahal mesin masih prima. Saya memproses perubahan STNK dan BPKB ke Samsat. Ternyata permohonan tersebut ditolak karena no rangka yang tercantum di faktur berbeda dengan no fisik kendaraan.
Di faktur tertulis ……..DYJ…… sedangkan no fisik kendaraan ……..DXJ……
No rangka yang tercantum di STNK dan BPKB mengikuti faktur. Jadi semua
Saat ini sepeda motor tersebut berusia 8 tahun. Dan selama 8 tahun ini saya tidak mengalami kesulitan sewaktu memperpanjang STNK karena petugas tidak teliti.
Pada saat mengajukan perubahan cat, petugas Samsat memeriksa dengan teliti sehingga ketahuan bahwa ternyata ada kesalahan pada faktur.
Beruntung sekali dealer tempat saya membeli kendaraan tersebut 8 tahun yang lalu masih tetap buka, sehingga saya mengajukan complain ke dealer ini. Ternyata faktur yang dikeluarkan agen pusat
Beruntung sekali petugas samsat mau mentolerir
Saya berharap semoga saja kekeliruan seperti ini hanya disebabkan kelalaian manusia / human error, bukan suatu kesengajaan.
Dilain pihak saya pernah mendengar bahwa kekeliruan ini memang sengaja dilakukan perusahaan bekerja sama dengan oknum tertentu untuk merubah/ mengangkat tahun pembuatan kendaraan tersebut. Satu huruf yang berbeda tersebut (Y dan X) merupakan kode tahun pembuatan kendaraan.
Kendaraan tersebut saya beli akhir Januari 2000. Dalam semua
Selamat meneliti surat-surat kendaraan anda!

